Ayam Broiler

Ayam broiler adalah ayam ras unggul yang berasal dari perkawinan silang, seleksi, dan rekayasa genetik dari bangsa ayam yang mempunyai produktivitas tinggi terutama pada produksi daging. Ciri ayam broiler  yaitu memiliki pertumbuhan yang cepat, tahan terhadap cuaca panas, bentuk tubuh besar dan memiliki kemampuan tinggi untuk mengonversi pakan menjadi daging. Pemeliharaan ayam broiler dibagi menjadi 2 fase yaitu fase starter dan fase finisher, dimana masa starter yaitu masa pemeliharaan ayam broiler berumur 1 hari sampai 4 minggu sedangkan masa finisher yaitu masa pemeliharaan akhir ayam yang berumur lebih dari 4 minggu dan siap potong.

Manajemen pemeliharaan merupakan sekelompok atau beberapa prosedur yang dilakukan untuk melaksanakan suatu program pemeliharaan ayam secara baik dan terpadu dalam upaya menciptakan suatu kondisi lingkungan yang nyaman sehingga ayam mampu menampilkan performa produksi secara optimal. Beberapa hal dalam manajemen pemeliharaan yang lain terdiri dari manajemen bibit, pakan, pencegahan dan pengobatan penyakit, panen, dan manajemen kebersihan.
Hal yang dilakukan pada persiapan sebelum DOC datang yaitu menyiapkan dan memasang segala peralatan yang dibutuhkan seperti tempat pakan dan minum, alat pemanas, menaburkan sekam dan melapisi dengan koran, serta catatan untuk mendata DOC. Adapun hal yang dilakukan 6 jam sebelum DOC datang alat pemanas dinyalakan hingga suhu mencapai 32 – 33oC agar saat DOC datang langsung mendapat kehangatan. Tujuan persiapan kandang yaitu agar anak ayam segera mendapatkan lingkungan yang nyaman dan sesuai dengan yang dibutuhkan ayam untuk hidup. Chick in adalah kegiatan datangnya DOC, seperti halnya bayi yang baru lahir, DOC juga perlu penanganan khusus seperti tempat bersih dan steril dari bibit penyakit. Hal yang perlu dilakukan sebelum DOC datang adalah menyiapkan air gula agar anak ayam langsung memperoleh larutan yang dapat mengganti energi yang hilang saat perjalanan pengiriman. 
Vaksinasi merupakan suatu usaha pengebalan hewan yang dilakukan dengan menggunakan vaksin yang merupakan pertahanan kedua dalam upaya mengendalikan dan memberantas wabah penyakit. Vaksin merupakan suatu bibit penyakit yang telah dilemahkan untuk membuat suatu rangsangan yang akan diterima oleh tubuh untuk membentuk antibodi yang bertujuan untuk mencegah timbulnya penyakit. Vaksin dibagi menjadi 2 golongan yaitu vaksin aktif dan inaktif. Vaksin ND termasuk vaksin aktif dan inaktif, vaksin ND dilakukan dengan tetes mata. Vaksin gumboro merupakan vaksin aktif karena diberikan melalui air minum.

Pakan merupakan campuran dari berbagai macam bahan pakan, baik organik maupun anorganik yang diberikan pada ternak untuk memenuhi kebutuhan seperti pertumbuhan, perkembangan dan reproduksi. Kuantitas dan kualitas pakan harus sesuai dengan kebutuhan ternak agar pertumbuhan dan reproduksi ternak maksimal. Pakan dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu tepung, mash, pellet dan crumble. Konsumsi pakan dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain bentuk pakan, berat badan, lingkungan, kualitas pakan dan kandungan nutrien dalam pakan.

Komentar